Home » Pemkab Pati Perkuat Aksi Lawan HIV/AIDS, Targetkan “Ending AIDS 2030”
Screenshot_20251217-180449.Chrome~2

Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menegaskan kembali tekadnya dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS di wilayahnya sebagai bagian dari kontribusi terhadap target global “Ending AIDS 2030”. Komitmen tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada peringatan Hari AIDS Sedunia 2025, yang berlangsung di ruang Pragola Setda Kabupaten Pati, Selasa (16/12).

Risma menekankan bahwa upaya penanggulangan HIV/AIDS tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan juga memerlukan keterlibatan lintas sektor dan masyarakat secara luas. Untuk itu, Pemkab Pati terus mengintensifkan program pencegahan melalui edukasi, sosialisasi, serta penguatan layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga fokus pada penghapusan stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODHIV), sehingga mereka mendapatkan akses pemeriksaan, pengobatan, serta dukungan jangka panjang yang layak. Pemkab mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung supaya ODHIV dapat memperoleh layanan secara optimal dari deteksi dini hingga perawatan berkelanjutan.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati mencatat sejak 1996 hingga Oktober 2025 telah ditemukan sebanyak 3.257 kasus HIV/AIDS, dengan 553 orang meninggal dunia. Pada periode Januari hingga Oktober 2025, tercatat 272 kasus baru dengan 33 di antaranya berujung pada kematian. Kasus ini tersebar di 21 kecamatan dan lebih dari 300 desa, termasuk di antaranya usia produktif, remaja, balita, hingga lanjut usia.

Risma juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk semakin menguatkan kolaborasi dalam penanggulangan HIV/AIDS. Dia berharap dukungan dari komunitas dan mitra kerja seperti yayasan lokal dapat terus diperkuat agar layanan dan upaya pencegahan makin efektif di masa mendatang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *